Buruan SAE D'Lima

Go Digital! Buruan SAE D'Lima Kini Punya Website Resmi Berkat Abdimas Telkom University

January 5, 2026
Foto Bersama

BANDUNG – Komunitas Urban Farming Buruan SAE D’Lima yang berlokasi di RW 05, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, kini resmi merambah dunia digital. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) skema Teknologi Tepat Guna (TTG), tim dosen dan mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University menghibahkan website resmi dan pengelolaan media sosial guna memperluas jangkauan pemasaran produk pangan mandiri warga.

Program ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya, di mana Telkom University telah membantu pembenahan sistem penanda (sign system) di lokasi yang sama. Kali ini, fokus kegiatan adalah transformasi digital untuk menjawab tantangan pemasaran yang selama ini hanya terbatas di lingkungan internal dan bazar mingguan.

Mengatasi Kendala Pemasaran dengan Teknologi

Ketua Tim Abdimas, Ardy Aprilian Anwar, menjelaskan bahwa Buruan SAE D’Lima memiliki potensi luar biasa sebagai pelopor pertanian perkotaan terintegrasi. Komunitas ini aktif memproduksi sayuran segar, teh bunga telang, budidaya maggot, hingga ternak lele dan nila. Namun, produk-produk berkualitas tersebut belum dikenal luas oleh masyarakat umum karena minimnya sarana promosi.

“Solusi yang kami tawarkan adalah perancangan dan pengembangan website sebagai pusat informasi terintegrasi. Website ini tidak hanya memuat profil komunitas, tetapi juga katalog produk, galeri kegiatan, hingga informasi kerja sama,” ujar Ardy.

Kolaborasi Dosen, Mahasiswa, dan Warga

Kegiatan ini melibatkan tim dosen yang terdiri dari Ardy Aprilian Anwar, Mohamad Tohir, dan Riksa Belasunda, serta dibantu oleh mahasiswa DKV Telkom University. Mengusung pendekatan Assets Based Community Development (ABCD), proses perancangan dilakukan secara partisipatif.

Kegiatan pembiasaan

Tiga tahapan utama dilakukan untuk memastikan hasil yang maksimal. Dimulai dari Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pratinjau (preview) rancangan desain, hingga tahap akhir berupa serah terima dan pelatihan pengelolaan website.

Simbolis serah terima Website

Kini, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai Buruan SAE D’Lima melalui laman buruansaedlima.org. Di dalamnya terdapat berbagai menu informatif seperti ‘Tentang Kami’, ‘Program Kerja’, ‘Berita’, hingga halaman khusus ‘Produk’ yang menampilkan komoditas unggulan warga seperti sabun cair eco-enzyme.

Apresiasi Tinggi dari Masyarakat

Peluncuran website ini disambut antusias oleh para pengurus dan anggota Buruan SAE D’Lima. Berdasarkan evaluasi kegiatan, tingkat kepuasan mitra mencapai angka 94,4%, dengan indikator respon negatif nol persen.

Ketua Buruan SAE D’Lima, Drs. Anton Bulyantono, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan berkelanjutan dari Telkom University. Keberadaan platform digital ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran visual, tetapi juga mampu mendongkrak ekonomi warga melalui penjualan produk yang lebih luas.

“Masyarakat sangat merasakan manfaat dari digitalisasi ini. Harapannya, kemitraan ini tidak berhenti di sini, namun terus berlanjut dalam bentuk pengawalan dan penyempurnaan sistem agar benar-benar menghasilkan nilai ekonomi,” ungkap perwakilan warga dalam sesi umpan balik.

Dengan adanya website dan media sosial yang terkelola dengan baik, Buruan SAE D’Lima kini siap menjadi percontohan komunitas mandiri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, selaras dengan visi ketahanan pangan Kota Bandung.